Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Sultan Adil : Pemerintah Jangan Ragu Berinvestasi di Bidang Pendidikan

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta pemerintah agar jangan ragu berinvestasi pada bidang pendidikan.

Hal itu sampaikannya dalam rapat prioritas anggaran mitra kerja komisi X di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Pernyataan ini sendiri lahir untuk menanggapi rencana kerja dan program prioritas APBN bidang pendidikan yang makin lari dari usaha percepatan mutu pendidikan secara nasional. “Kita melihat program yang diusulkan pemerintah makin lari dari usaha percepatan mutu pendidikan nasional,” ujarnya.

Menurut Sutan, indikasi tersebut terlihat dari rencana rasionalisasi secara besar – besaran anggaran dan program pelatihan dan peningkatan kapasitas guru serta peningkatan sarana prasarana sekolah oleh pemerintah. Akibatnya dari rasionalisasi ini target capaian mutu pendidikan secara nasional menjadi melemah, karena tahapan mutu tersebut membutuhkan program dan anggaran secara berkelanjutan.

“Kita setuju ada evaluasi terhadap mutu guru dan sekolah tetapi evaluasi tersebut hendaknya bertujuan untuk perbaikan, bukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan program yang telah berjalan,” tegasnya.

Sehingga akibat dari kebijakan itu sekarang banyak isu yang tidak jelas di masyarakat seperti dihapusnya sertifikasi guru, pengurangan item – item pendanaan BOS hingga tunjangan kesejahteraan guru swasta.

Alasan pemerintah yang mengatakan evaluasi dilakukan karena belum melihat dampak signifikan mutu pendidikan dengan program yang dijalankan selama ini, salah satu bentuk keraguan pemerintah untuk melakukan investasi pada bidang pendidikan.

“Pemerintah terlihat ragu untuk mengakselerasi mutu pendidikan karena hasilnya tidak langsung tampak jika dibandingkan dengan membangun infrastruktur fisik, dan ini merupakan satu kemunduran berpikir yang harus kita benahi. Karena jika masih ada ruang ragu dalam pembangunan pendidikan, berarti ada ketidakkonsistenan kita untuk menyiapkan masa depan bangsa, harus kita batasi wacana ini,” tandasnya. (Nanang)

Baca Juga :   ‎Tim Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan Bawang Merah Ilegal
Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Di RKUHP, Zina dan Kumpul Kebo Hanya Bisa Diadukan Orang Terdekat

Published

on

Continue Reading

Hukum

RKUHP Atur Penyelenggara Negara Korup Dihukum Lebih Berat

Published

on

Continue Reading

Hukum

Kritik Terhadap Revisi KUHP Dilakukan Secara Sporadis dan Ad Hoc

Published

on

Continue Reading




Loading…