Dibahas Besok, Bawaslu Belum Temukan Unsur Kampanye Jan Ethes

Jakarta,Realitarakyat.com. – Bawaslu mengkaji serius tuduhan yang menyebut cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jan Ethes Srinarendra, diduga dimanfaatkan untuk kampanye Pilpres 2019. Sikap Bawaslu didasarkan pada surat yang dilayangkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan pihaknya akan menggelar rapat pleno pada Rabu (13/2) besok, untuk memutuskan perkara ini. Setidaknya, isu itu jadi pengingat agar tak ada anak dilibatkan di kampanye.

“Bawaslu akan bahas di pleno besok Rabu, kemudian mengingatkan ke semua paslon untuk tidak membawa atau melibatkan anak-anak dalam kampanye,” kata Rahmat Bagja, Selasa (12/2/2019).

Namun kata Bagja sejauh ini sulit mendapati unsur kampanye terkait kehadiran Jan Ethes di beberapa kegiatan Jokowi. Pasalnya, tidak ada momen yang betul-betul kampanye Jokowi dihadiri oleh Jan Ethes.

“Misalnya Pak Jokowi itu lagi sama cucunya diajak jalan, itu kan dianggap kampanye padahal tidak. Terus gendong anak pada saat pertemuan, ketemuan anak itu kan juga tidak,” kata Bagja.

“Jadi, jangan sampai nanti ada hal-hal yang bukan kampanye jadi kampanye. Misalnya berfoto dengan cucu dianggap kampanye. Kecuali di spanduk itu gendong cucunya itu jadi masalah, bawa anak dalam kampanye,” tambahnya.

Selain itu menurut Bagja, kehadiran Jan Ethes disamping Jokowi merupakan hal yang wajar dan natural sebagai seorang cucu. Namun Bawaslu meminta agar kehadiran Jan Ethes tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye, hal yang sama juga berlaku untuk capres 02 Prabowo.

“Tidak bisa juga kemudian kita batasi Pak Jokowi untuk berkampanye, tidak boleh kan. Kalau jalan sama cucunya kan enggak pas juga (dianggap kampanye). Pak Prabowo dia sedang diwawancara TV ada cucunya, itu kan enggak ada masalah. Nah, kalau cucunya ngelendotin, ya itu hal natural dan tak perlu dieksploitasi,” pungkasnya.

Isu dugaan Jan Ethes dianggap bagian dari kampanye Jokowi ini muncul dari cuitan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Ia mengaitkan kehadiran Jan Ethes di beberapa kegiatan Jokowi dengan kepentingan elektoral Jokowi.

Tak cuma Hidayat, juru bicara BPN Prabowo – Sandi, Andre Rosiade juga meminta Bawaslu mengusut dugaan keterlibatan Jan Ethes dalam kampanye Jokowi. Namun, Jokowi menanggapi santai hal tersebut.

“Katanya cucu saya mau dilaporkan ke Bawaslu. Misalnya dilaporkan, saya suruh cucu saya ke sana. Paling cucu saya ngomongnya ngalor-ngidul,” ungkap Jokowi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *