Di Lapas, Arogansi Lieus Sungkarisma Cermin Prabowo Subinato

Arogansi Lieus Sungkarisma Cermin Prabowo Subinato

Oleh: Inas N Zubir

Ketua Fraksi Hanura

Arogansi Lieus Sungkarisma yang didukung oleh budayawan Jaya Suprana, yang memaki-maki petugas-petugas lapas di Cipinang, ketika ditolak untuk menjenguk Ahmad Dhani karena adanya aturan tentang waktu dan jam kunjungan, tidak lagi menunjukan etika Lieus dan Jaya Suprana dalam budaya pergaulan, dimana dengan sengaja mereka berdua melecehkan kewibawaan Kementrian Hukum dan Ham dengan mengatakan bahwa Kalapas jahat dan feodal karena membuat peraturan dimana pada hari Sabtu dan Minggu tidak ada kunjungan ke napi di lapas Cipinang.

Padahal, UU No. 30 tahun 2014 tentang Adminstrasi Pemerintahan mengatur tentang diskresi pejabat pemerintahan yang memberikan kewenangan kepada pejabat pemerintahan dalam mengisi kekosongan hukum, tapi kewenangan yang diberikan oleh undang-undang kepada kalapas Cipinang tersebut telah dilecehkan oleh Lieus Sungakrisma yang ketika diberitahu tentang aturan kalapas mengenai waktu kunjungan, malahan diperolok-olok oleh Lieus Sungkarisma.

Yang sangat disesali adalah kehadiran Jaya Suprana disaat yang sama dengan Lieus, sama tidak menunjukan kebudayawanan-nya dimana ia justru mendukung tindakan arogansi Lieus yang jelas-jelas merupakan penghianatan dan penghujatan terhadap undang-undang yang berlaku di NKRI.

Apa jadinya jika Prabowo Subianto bekuasa? Jika salah seorang tim suksesnya saja sudah berprilaku congkak, meniru arogansi dan kecongkakan Prabowo! Bisa jadi hukum hanya dijadikan alat untuk melindungi dan menguntungkan kroni-kroninya saja!

Karena itu, demi menjaga marwah hukum dan kewibawaan Kementrian Hukum dan Ham, perlu diambil tindakan yang tegas oleh yang berwenang agar arogansi seperti Lieus Sungkarisma ini tidak terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *