Revisi Visi Misi Prabowo – Sandi Bisa Tipu Rakyat

Jakarta,Realitarakyat.com. – Dengan meminta merubah visi misi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), berarti Prabowo – Sandi memiliki dua visi misi. Sehingga menimbulkan pertanyaan besar, kenapa harus direvisi? Padahal, sudah diberi kesempatan pada Agustus lalu, tapi tak dimanfaatkan.

“Itu membuktikan bahwa Prabowo – Sandi memiliki dua visi misi. Dengan dua visi misi, maka Prabowo – Sandi dalam debat capres akan menjadikan itu untuk ngeles,” tegas Jubir TKN Jokowi – Ma’ruf Amin, TB. Ace Hasan Syadzily, Jumat (11/1/2019).

Itulah kata anggota Komisi II DPR Fraksi Golkar itu, yang bisa membingungkan rakyat. Sehingga visi misi capres yang mana yang akan dijadikan kontrak politik dengan rakyat? “Visi misi itu ibarat kontrak politik antara capres dengan rakyat. Karena visi misi itu terdapat janji-janji politik dengan rakyat,” ujarnya.

Selain itu dikhawatirkan dalam debat capres nanti, Prabowo-Sandi bisa merujuk pada dua dokumen visi misi yang berbeda. “Jika itu terjadi panelis pasti kesulitan. Rakyat tertipu dan ini memalukan bagi sejarah demokrasi,” pungkasnya.

Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade sebelumnya mengatakan jika perubahan dokumen visi misi itu tak terlalu banyak. Hanya ada perubahan bahasa saja agar lebih mudah dimengerti. “Ditolak KPU tidak apa-apa, karena kita buat visi misi bukan buat KPU tapi buat rakyat,” jelas Andre.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *