Harga Diatas HET, Konsumen Minta Pemkot Ambil Alih Penyaluran Gas LPG 3 Kg

TANJUNG BALAI– Walau pemerintah Tanjung Balai, Sumatera Utara sudah berulang kali melakukan Operasi Pasar (OP) maupun memberi penyalur peringatan tetapi harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kg di daerah itu selalu jauh lebih tinggi dari Harga Enceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, untuk memberikan efek jera kepada distributor dan pangkalan, masyarakat meminta Pemkot mengambil alih penyalur gas melon tersebut,” ungkap anggota DPRD Tanjungbalai,” Hakim Tjoa Kian Lie, Rabu (7/11).

Menurut Hakim, hal yang wajar jika pemerintah mengambil alih kewenangan distributor maupun pangkalan sehingga harga kebutuhan pokok itu tidak ‘dipermainkan’ kelompok-kelompok pencari keuntungan.

Bila penyaluran dilakukan Pemkot, masyarakat bisa membeli sesuai HET yang ditetapkan pemerintah, saat ini Rp16.000 per tabung. Bila Pemkot tidak berani melakukan langkah itu diyakini gas bersubsidi itu selalu menjadi persoalan masyarakat baik harga maupun ketersediannya.

Hal senada diungkapkan Taufik Hidayat. Penggiat anti korupsi Tanjung Balai ini mengatakan, para penyalur gas melon itu telah mengabaikan peraturan yang berlaku sehingga wajar jika Pemkot mengambil alih penyalurannya.

Dikatakan, aksi yang dilakukan pemerintah baik itu monitoring maupun OP, ini tidak mampu bakal menyelesaikan masalah. Lebih baik pemerintah mengambil alih penyaluran mulai dari tingkat agen dan pangkalan. “Selain itu, izin agen maupun pangkalan yanga da saat ini mohon ditinjau ulang.”

Ya, baru-baru ini konsumen mendapatkan gas bersubsidi ini harus merogoh kocek Rp35.000 per tabung dan itu juga sulit mendapatkannya. Padahal, M Ibrohim (Sales Executive) PT Pertamina UPMS-I menyatakan, penyaluran LPG bersubsidi untuk Tanjung Balai sudah lebih satu persen dari target.
Norlmalnya penyaluran 13,6 Metric Ton (MT) per hari. Realisasi penyaluran Januari-Oktober 3.325 MT. Kuota Tanjung Balai Januari-Oktober 2018 hanya 3.278 MT. Jadi, penyalurannya sudah lebih satu persen dari target.

Peninjauan dan monitoring yang dilakukan Pemkot bersama Polres Tanjung Balai, Selasa (6/11) menemukan harga gas bersubsidi ditingkat konsumen sampai Rp 35.000 per tabung. (ign)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *