Connect with us

Daerah

Tolak BBU, Tiga Fraksi Walk Out Saat Sidang Paripurna DPRD Sumbawa

Published

on

Sumbawa,Realitarakyat.com. – Rapat Paripurna Pendapat Akhir Bupati Sumbawa terhadap Ranperda Kabupaten Sumbawa tentang Perubahan atas Perda No. 18 Tahun 2017 tentang APBD Tahun Anggaran 2018, diwarnai aksi walk-out sejumlah fraksi di DPRD Sumbawa.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama setempat, Kamis (11/10) ini dipimpin Ketua DPRD Sumbawa Lalu Budi Suryata SP didampingi tiga pimpinan lainnya, Dr. Drs. A. Rahman Alamudy SH M.Si, Muhammad Yamin SE., M.Si dan Kamaluddin ST M.Si serta dihadiri langsung Bupati Sumbawa. Aksi walk-out ini diawali dari Fraksi Nasdem, kemudian diikuti Gerindra, Hanura dan PKS. Para anggota fraksi tersebut keluar ruang sidang dan menyisakan hanya sekitar 14 anggota plus 4 pimpinan DPRD dari 45 orang anggota. Meski demikian sidang tetap berlangsung.

Aksi tersebut dilakukan 4 fraksi ini sebagai bentuk protes atau penolakan terhadap sikap Bupati Sumbawa dan beberapa fraksi lainnya seperti PDIP, Demokrat, PAN, PPP dan Golkar, yang tetap bertahan bahwa lokasi relokasi RSUD Sumbawa tetap di Balai Benih Utama (BBU) Sering, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwis.

Sebelumnya pada rapat paripurna dengan agenda Pandangan Fraksi, hanya PDIP dan Demokrat yang menyetujui relokasi RSUD di BBU Sering, sedangkan sebagian besar fraksi yakni Hanura, Nasdem, Gerindra, dan PKS termasuk PAN, PPP, dan Golkar, menolak relokasi di lokasi tersebut.

Namun belakangan PAN, PPP dan Golkar berbalik arah mendukung relokasi di BBU Sering. Sedangkan fraksi Hanura, Nasdem, PKS dan Gerindra konsisten menolak lokasi BBU Sering. Jika dikalkulasi, yang mendukung BBU Sering lebih banyak daripada yang menolak, sehingga BBU Sering ditetapkan menjadi lokasi relokasi RSUD Sumbawa.

Sebelum walk out, Bunardi dari Fraksi Nasdem menyampaikan interupsinya menolak rencana anggaran alokasi relokasi RSUD Sumbawa.

Nasdem katanya tidak bermaksud menghalangi pembangunan. APBD Perubahan disetujui dengan catatan anggaran relokasi ditolak. “Kami secara tegas menolak anggaran relokasi,” tegas Bunardi seraya meninggalkan ruang sidang.

Hal serupa dilakukan Ketua Fraksi Partai Gerindra Muhammad Faesal. Sebelum walk-out, Faisal menegaskan bahwa Gerindra konsisten menolak lokasi relokasi RSUD Sumbawa di BBU Sering sebagaimana yang sudah disampaikan dalam pandangan fraksi belum lama ini.

“Kami setuju APBDP kecuali untuk pembangunan RSUD di BBU Sering,” tukasnya.

Sikap kedua fraksi itu diikuti Fraksi Hanura yang sejak awal menolak keras relokasi dilakukan di BBU Sering. Akhmad Junaidi dalam interupsinya menyatakan bahwa Fraksi Hanura memahami apa yang terjadi di dalam pembahasan tingkat komisi yang sangat luar biasa.

Menurutnya, 6 fraksi yang setuju tersebut, berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di komisi IV selaku komisi teknis. “Di komisi IV tersisa 2 fraksi seperti yang terjadi di pandangan Fraksi.Artinya kami adalah utusan Fraksi tetap konsisten. Ketika kami berbicara lain dari pandangan Fraksi maka itu salah besar. Fraksi Hanura tetap konsisten atas apa yang telah diutarakan di fraksi dan komisi,” tandas Junaidi.

Demikian dengan Salamuddin “Jalo” Maula dari Fraksi Bintang Keadilan. Politisi PKS ini dengan keras dan tegas menyatakan fraksinya konsisten menolak relokasi di BBU Sering. “Saya melihat ada cara pengambilan keputusan yang salah. Saya minta maaf saya harus walk out. Saya tidak ingin menjadi bagian dari persoalan ini,” tegasnya.

Menanggapi itu, Ketua DPRD Sumbawa Lalu Budi Suryata selaku pimpinan sidang menyampaikan, bahwa mekanisme pengambilan keputusan tertinggi ada di Banggar. Anggota Banggar notabene di dalamnya ada pimpinan fraksi dan pimpinan komisi.

“Perpajangan tangan partai sudah terwakili di banggar yang notabene sudah menyutujui relokasi RSUD dengan seluruh program yang ada di dalamnya,” ujar Budi.

Sementara Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan dan segenap anggota DPRD Sumbawa serta semua pihak yang telah bersinergi sehingga proses pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 berjalan lancar.

Terhadap aspirasi yang berkembang dalam pembahasan terutama menyangkut pengalihan lahan BBU sebagai lokasi RSUD Sumbawa, Pemda berkomitmen untuk segera mengadakan lahan pengganti pada Tahun Anggaran 2019.

“Untuk meraih mimpi selalu dimulai dengan langkah pertama. Alhamdulillah untuk mewujudkan relokasi RSUD yang sudah menjadi mimpi kita selama ini, kita telah melalui beberapa langkah dan insya Allah akan menjadi pencapaian bersama yang tertoreh sebagai catatan emas dalam sejarah perjalanan Kabupaten Sumbawa,” tandasnya. (Isnaini)

Continue Reading
Click to comment

Daerah

Wagub NTB : Generasi Milenial Perlu kerja keras dan Cerdas

Published

on

Surabaya,Realitarakyat.com. – Generasi millenial tidak hanya menjadi penentu bagi masa depan, tetapi bahkan sudah membawa masa depan ke hari ini, Mereka adalah para disruptor. Demikian Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd saat memberikan kuliah umum pada acara Kuliah tamu technopreneur dengan tema : Tantangan enterpreneur dalam menghadapi revolusi industri 4.0 di Gedung Robotika Kampus Institut Teknologi Sepuluh November surabaya, Sabtu (12/10/2018).

Harus dipahami bahwa generasi milenial adalah orang-orang yang percaya diri, selalu memiliki ekspektasi yang besar dan memiliki cara yang continue untuk mencapai suatu sasaran. “Dalam mencapai sasaran, mahasiwa perlu kerja keras dan kerja cerdas, selain perlu adanya komitmen dalam diri dalam meraih sebuah tujuan”, jelas Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi juga menekankan bahwa Jiwa enterpreuner harus mampu dibangun dalam setiap diri masyarakat saat ini jika ingin tetap bisa surfife di era industri 4.0. “Jika saudara ingin sukses jika ingin tidak tertinggal, adalah harus mampu memnyesuaikan diri dengan kondisi dan keadaan terkini”, ujar Hj. Rohmi memberi semangat.

Mindset berpikir orang sukses adalah ketika dia mau bekerja lebih keras, bekerja lebih ulet memanfaatkan kemampuan dan kapasitas yang ada untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dan kondisi yang ada, tambah Hj. Rohmi.

Di akhir acara juga dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Universitas Teknologi Sepuluh November Tentang kerjasama pendidikan, penelitian, pengembangam ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan SDM dan pengabdian kepada masyarakat. (Humas Pemprov NTB)

Continue Reading

Daerah

Dolpin Dibonyok Massa Saat Melarikan Hasil Kejahatan

Published

on

ASAHAN, Realitarakyat.com– Nekat melakukan aksi begal kendaraan bermotor di jalan Afdeling I PT CSIL, Dusun V Desa Bangun Baru, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sabtu (13/10), Dolpin Tamba (34), warga Jalan Pasar Baru, Desa Tanjung Leidong, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) babak belur di hajar warga. Dolpin selamat dari amukan massa setelah petugas Polsek Sei Kepayang, mengamankan tersangka.

Keterangan dari dilapangan, Sabtu (13/10) petang, Susanto (35) warga Dusun XII, Desa Tanah Rakyat, Kabupaten Asahan melintas di jalan Kebun Afdelin I dengan sepeda motor. Dalam perjalanan Dolpin menghadang dan memukuli korban hingga terjatuh.

Melihat korban jatuh, tersangka membawa sepeda motor Susanto menuju Tanjung Leidong. Korban segera melaporkan kejadian kepada polisi yang bertugas di PT CSIL. Petugas itu melanjutkan laporan Susanto ke Polsek Sei Kepayang.

Personil kepolisian dibantu warga melakukan pengejaran. Warga menemukan tersangka. Sebelum diserahkan kepada petugas, warga menghajar Dolpin sehingga tersangka babak belur.

Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi yang dihubungi melalui Kapolsek Sei Kepayang AKP Sunarto, Minggu (14/10), membenarkan penangkap begal motor. Guna mempertangung jawabkan perbuatannya, Dolpin diamankan di Polsek Sei Kepayang berikut barang bukti sepeda motor hasil kejahatan. (ign)

Continue Reading

Daerah

Kwarcab Kota Langsa Raih Tunggul Tergiat I Se-Aceh

Published

on

Langsa, Realitarakyat.com – Kwartir cabang (Kwarcab) Kota Langsa meraih tunggul tergiat I se-Aceh. Penyerahan tunggul dilakukan pada upacara HUT Pramuka ke-53 di Lapangan Persada Blang Pidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Penghargaan diberikan Kamabicab yang juga menjabat sebagai Bupati Abdya, Akmal Ibrahim kepada Ketua Kwarcab Kota Langsa yang juga Wakil Walikota Langsa, Dr H Marzuki Hamid.

“Alhamdulillah, Kwarcab Langsa mendapatkan penghargaan tergiat I se-Aceh. Saya harapkan kepada semua pihak terutama kwarcab Kota Langsa agar terus berkembang untuk kemajuan pramuka,” ucap Marzuki Hamid kepada wartawan, via telepon, Minggu (14/10).

Dijelaskan, tergiat I itu merupakan hasil penilaian kinerja 2017 yang dilakukan Kwarda Aceh. Atas pencapaian ini Kwarcab Kota Langsa mendapatkan dana pembinaan Rp 15 juta.

Selain meraih Tergiat I, Drs H M Yunus Ibrahim (Ketua Harian Kwarcab Kota Langsa) mendapatkan penghargaan lencana melati dan Faisal (Wakil Ketua Bidang Keuangan) mendapatkan penghargaan Pancawarsa I.

Dia mengharapkan, agar prestasi ini dapat ditingkatkan minimal dipertahankan sehingga kegiatan kepramukaan di terus berkesinambungan sebagai upaya pembentukan karakter generasi muda di Langsa. (MS)

Continue Reading

BERITA POPULER