Connect with us

Nasional

Tahun ini, Pemerintah Buka 13.347 Formasi untuk Tenaga Honorer di Seleksi CPNS

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Eks Tenaga Honorer Kategori II pada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Pada tahun 2018 ini, pemerintah membuka 13.347 formasi khusus untuk Eks THK II.

Pemerintah menyiapkan formasi khusus bagi para honorer. Namun, formasi ini hanya berlaku bagi tenaga guru dan tenaga kesehatan. Rinciannya, 12.883 formasi untuk guru dan 464 untuk tenaga kesehatan.

“Pada tahun 2018 ini, pemerintah membuka 13.347 formasi khusus untuk Eks THK II. 12.883 formasi untuk Tenaga Guru dan 464 formasi untuk Tenaga Kesehatan,” jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin dalam pernyataan tertulis, Senin (10/9/2918).

Lantas, bagaimana eks honorer yang tidak bisa ikut seleksi CPNS karena tak bisa memenuhi persyaratan?

Menurut Syafruddin, masih ada kesempatan bagi mereka yang akan hadir dalam bentuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kepada Eks THK II yang tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS, tidak usah kecil hati. Nanti dapat mengikuti seleksi sebagai PPPK, setelah PP-nya ditetapkan pemerintah,” jelas Syafruddin.

Lebih lanjut, Kementerian PARNRB menyebut sudah banyak tenaga honorer yang diangkat menjadi PNS. Sampai tahun 2014, ada 1,1 juta honorer menjadi PNS. Jumlah itu adalah 25,6 persen dari total jumlah PNS sebesar 4,3 juta lebih.

Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, selain formasi umum, pemerintah juga membuka formasi khusus untuk lulusan berpredikat Cumlaude, penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, diaspora, atlet berprestasi Internasional; dan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks THK II.

“Secara de jure, persoalan honorer ini sebenarnya sudah selesai. Sesuai dengan PP 56 Tahun 2012, pemerintah telah memberikan kesempatan terakhir kepada THK II untuk mengikuti seleksi pada tahun 2013,” kata dia.

Adapun syarat tenaga honorer K II yang ingin mengikuti seleksi CPNS:

1. Laki-laki/perempuan minimal lulusan S-1

2. Calon pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Negeri yang terakreditasi A dan program jurusannya terakreditasi A

3. Calon pelamar dari lulusan perguruan tinggi luar negeri bisa mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan angka 4 dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terus mempersiapkan diri jelang pendaftaran CPNS 2018. Salah satunya yang dilakukan oleh Kantor BKN Regional III, Bandung.

Kantor BKN Bandung, hari ini menggelar simulasi CAT di Stasion CAT Kanreg III BKN, Jl. Surapati No. 10, Bandung.

Simulasi yang digelar selama 5 sesi ini diadakan dalam rangka memberikan pemahaman terhadap masyarakat yang ingin mengikuti seleksi CPNS mengenai tata cara penggunaan CAT BKN,” kata Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kanreg III BKN Budi Haryono kepada wartawan, Selasa (11/9/2018).

Simulasi tes CPNS 2018 ini disambut oleh masyarakat dengan antusiasme yang tinggi sehingga kuota peserta sebanyak 500 orang langsung terisi hanya dalam 12 jam sejak diumumkan.

Budi menambahkan, simulasi ini sejatinya merupakan latihan berkompetisi sehingga para peserta semakin terpacu untuk terus berusaha agar berhasil dalam tes yang sebenarnya.

“Sebagai penghargaan, peserta setiap sesi yang mendapatkan nilai paling tinggi diberikan kenang-kenangan dari Kanreg III BKN Bandung,” pungkasnya.(Willy)

Nasional

Jokowi Resmikan Tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Presiden Jokowi meresmikan pembangunan Tower Universitas Muhammadiyah, di Lamongan, Senin (19/11). Sebelumnya Jokowi meresmikan perubahan status STIKES Muhammadiyah Lamongan menjadi universitas.

Perubahan status STIKES Muhammadiyah menjadi Universitas Lamongan ditandai dengan pembangunan tower baru setinggi 15 lantai di kompleks Universitas Muhammadiyah. Jokowi yang mengenakan pakaian koko warna putih lengan panjang dan celana panjang hitam kemudian mengambil sekop untuk menyemen batu.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, semoga pembangunan ini cepat selesai,” kata Jokowi di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Lamongan, Jawa Timur, Senin (19/11/2018).

Dalam agenda itu, Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Menristekdikti M Nasir.

Usai meresmikan pembangunan tower, Jokowi lalu melanjutkan perjalanan menuju Pasar Sidoharjo untuk mengecek harga sembako.

Acara peletakan batu pertama ini bersamaan dengan ulang tahun Muhammadiyah yang ke 106 pada Minggu (18/11). Jokowi juga sempat mengucapkan selamat.

“Hari ini berbahagia sekali, saya ingin mengucapkan selamat milad yang ke-106 ke Muhammadiyah,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Sebelumnya, Haedar Nashir, mengatakan milad ke-106 tahun ini Muhammadiyah mengusung tema ‘Ta’awun untuk Negeri’. Istilah ta’awun merujuk semangat tolong menolong atau saling membantu. Haedar menyebut milad merupakan momentum historis untuk menggali inspirasi dan jejak sejarah Muhammadiyah bagi perjalanan ke depan.

“Dalam milad ini mengusung tema ta’awun untuk negeri, bagaimana Muhammadiyah menggelorakan tolong menolong, kerja sama dan membangun kebersamaan di tubuh umat dan bangsa,” kata Haedar dalam video yang diunggah Muhammadiyah di Youtube, dikutip Minggu (18/11).

Continue Reading

Nasional

Bundo Kanduong Menimba Ilmu Adat ke GKR Hemas

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Senator dari daerah pemilihan DI Yogyakarta, menerima rombongan ‘Bundo Kanduang’ Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat, didampingi jajaran Dinas dan DPRD Kab. Solok. Pertemuan bertujuan menimba ilmu adat dari Kesultanan Yogyakarta.

“Silaturahmi dan kunjungan Bundo Kanduong ini untuk belajar tradisi dan adat yang dipelihara oleh Kesultanan Yogyakarta. Hal itu penting untuk mempertahankan tradisi di tengah derasnya budaya global saat,” tegas GKR Hemas, dalam keterangannya, Kamis (15/11/2018).

Para tamu Bundo Kanduong diterima di Pendopo Kraton Kilen Yogyakarta, Menurut GKRH betapa pentingnya budaya sebagai modal kekuatan sebuah bangsa yang harus tetap dipertahankan sebagai identitas diri.

Apalagi kata GKR, banyaknya wisatawan yang datang ke Yogyakarta tak lepas dari masih dipertahankannya budaya dan tradisi Jawa Yogyakarta. Seperti Keraton, Putri-putri Sultan yang tetap memelihara budaya, diantaranya berkesenian tari, yang mendapat perhatian Amerika Serikat.

Karena itu GKR berpesan, agar tetap teguh memegang tradisi dan bekerja sama dalam kesetaraan. “Kita harus memelihara tradisi yang luhur dan kesetaraan,” pungkasnya.

Dengan demikian GKR Hemas juga diundang balik untuk berkunjung  ke Solok. Acara diakhiri dengan penukaran cinderamata berupa makanan khas Solok.

 

Continue Reading

Nasional

Fahira Idris Minta PK Ibu Baiq Nuril Dapat Keadilan Hukum

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Kasus hukum yang menimpa Baiq Nuril Maknun, seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai staf honorer di SMA7 Mataram NTB, disayangkan masyarakat. Pasalnya, sebagai korban pelecehan seksual secara verbal oleh kepala sekolah, Nuril malah diputus bersalah dan dihukum oleh Mahkamah Agung (MA).

“Jangan sampai hukum kehilangan hakikatnya. Intisari dari hukum itu adalah keadilan, dan itu belum diperoleh Ibu Nuril. Meski harus menghormati vonis hakim, tapi tetap memprihatinkan. Makanya kita dukung ajukan PK (Peninjauan Kembali),” tegas Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/11).

Menurut Fahira, salah satu agenda penting bangsa ini adalah melawan segala bentuk kejahatan seksual kepada perempuan. Baik secara fisik maupun verbal yang jumlahnya masih tinggi.

“Saya khawatir putusan MA ini akan berdampak banyak perempuan akan mengalami pelecehan seksual. Terutama secara verbal dan mereka akan memlih bungkam. Sehingga kontradiktif dengan upaya memerangi kejahtan seksual,” pungkas senator dari dapil Jakarta ini.

Sebelumnya bermula ketika ibu Baiq Nuril merekam pembicaraan Kepala Sekolah (M) dengan dirinya pada 2012 yang terkait pelecehan seksual. Belakangan, percakapan itu terbongkar dan beredar di masyarakat.

M tidak terima dan melaporkan Nuril ke polisi pada 2015 dan disangkakan melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE. Pada Juli 2017, PN Mataram membebaskan Baiq Nuril karena hakim menilai perbuatan Nuril tidak melanggar UU ITE di pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) sebagaimana dakawaan jaksa. Namun di tingkat kasasi Nuril divonis penjara 6 bulan dan denda Rp 500 juta.

Continue Reading

BERITA POPULER